kegiatan Perpustakaan Ke Instansi lain
kegiatan Perpustakaan Ke Instansi lain
Kunjungan SMAN 3 Payakumbuh ke Perpustakaan SMAN 1 Padang Panjang (30/01), dalam rangka persiapan akreditasi perpusta kaan. Kegiatan ini menjadi momen berbagi praktik baik dan inspirasi pengelolaan layanan literasi sekolah.
Baca lebih lengkap di Kunjungan Belajar ke Perpustakaan SMAN 1 Padang Panjang
Perwakilan SMAN 3 Payakumbuh mengikuti kegiatan Sosialisasi Akreditasi Perpustakaan Angkatan I Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat pada Kamis, 15 Mei 2025 di Aula Lantai 2, Jalan Pramuka V, Padang.
bisa baca di
https://web.facebook.com/pustakaarsipsumbar/posts/1024786963146619/
Tanggal: Sabtu, 10 Oktober 2025
Tempat: SDN 02 Taram, Kecamatan Harau
Dalam rangka memperkuat jejaring literasi antar satuan pendidikan, Perpustakaan SMAN 3 Payakumbuh melaksanakan kegiatan kunjungan dan pembimbingan ke Perpustakaan SDN 02 Taram. Kegiatan ini bertujuan untuk berbagi praktik baik pengelolaan perpustakaan sekolah, memberikan pendampingan teknis kepada pengelola perpustakaan SD, serta menumbuhkan semangat literasi bagi peserta didik.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ibu Imelda Inel S., S.Pd., Kepala SDN 02 Taram, beserta pengelola perpustakaan Ibu Sisi Wardenis, yang menerima kunjungan dengan penuh antusias.
Tim dari SMAN 3 Payakumbuh terdiri atas:
• Harfianto Indra, S.Pd. – Kepala Perpustakaan
• Silfia Angraini, A.Md. – Pustakawan
• Ria Permata Sari, A.Md. – Pustakawan
Kegiatan dimulai dengan sesi pembimbingan pengelolaan perpustakaan yang mencakup pengaturan koleksi, layanan sirkulasi, dan strategi promosi literasi. Selanjutnya dilakukan temu ramah dengan siswa SDN 02 Taram, diisi dengan kegiatan literasi ringan dan motivasi membaca yang menyenangkan.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh keakraban. Pengelola perpustakaan memperoleh wawasan baru dalam tata kelola perpustakaan, sementara siswa menunjukkan antusiasme tinggi terhadap kegiatan literasi.
Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi tim Perpustakaan SMAN 3 Payakumbuh karena menunjukkan bahwa kolaborasi lintas jenjang pendidikan dapat memperkuat budaya literasi di sekolah. Melalui kegiatan berbagi dan pembimbingan ini, pustakawan dan guru dapat saling belajar, memperluas jejaring, serta menumbuhkan kesadaran bersama bahwa literasi adalah tanggung jawab semua pihak.
Padang, 11 November 2025 – Pustakawan Silfia Anggraini, S.Sos dari Perpustakaan SMAN 3 Payakumbuh mengikuti kegiatan Coaching Clinic Pembinaan Perpustakaan Sekolah yang diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat di Jalan Pramuka V No. 2 Khatib Sulaiman, Padang.
Dalam kegiatan tersebut, Silfia Anggraini mendapat pembinaan dan pendampingan langsung dari dua pejabat fungsional pustakawan, yaitu:
Ibu Desputri Mayuliza, S.IP.
Ibu Fatma Ruri Nangdiwati, SE.
Keduanya memberikan arahan teknis terkait penyusunan dokumen akreditasi perpustakaan, pemenuhan unsur-unsur Standar Nasional Perpustakaan (SNP), pengelolaan layanan, tata kelola administrasi, serta penyiapan evidence akreditasi.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari undangan resmi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat terkait pelaksanaan coaching clinic bagi perpustakaan sekolah SMA/SMK/SLB se-Sumatera Barat.
Silfia Anggraini menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan.
“Ibu Desputri dan Ibu Fatma memberikan penjelasan yang sangat komprehensif. Banyak hal yang kami pahami lebih jelas, khususnya dalam menyiapkan dokumen akreditasi perpustakaan,” ujarnya.
Kepala Perpustakaan SMAN 3 Payakumbuh, Harfianto Indra, S.Pd, juga menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat.
“Pendampingan ini sangat berarti bagi kami dalam meningkatkan kualitas pengelolaan perpustakaan. Semoga langkah ini semakin memperkuat budaya literasi di SMAN 3 Payakumbuh,” ungkapnya.
Dengan mengikuti kegiatan ini, Perpustakaan SMAN 3 Payakumbuh semakin siap dalam menghadapi proses akreditasi dan terus berkomitmen membangun perpustakaan yang unggul, modern, dan berorientasi pada layanan terbaik bagi warga sekolah.
Payakumbuh, 21 November 2025 — SMAN 3 Payakumbuh kembali menjadi bagian dari rumah Science Film Festival (SFF), sebuah festival film sains internasional yang diinisiasi oleh Goethe-Institut dan dilaksanakan serentak di lebih dari 60 kota di Indonesia. Tahun ini merupakan penyelenggaraan keempat bagi SMAN 3 Payakumbuh.
SFF Indonesia 2025 mengangkat tema “Green Jobs” atau Pekerjaan Hijau, yang menekankan pentingnya profesi masa depan yang berkontribusi pada kelestarian lingkungan. Secara nasional, festival ini berlangsung pada 4–30 November 2025, menayangkan 16 film dari tujuh negara, serta menghadirkan serangkaian aktivitas edukatif.
Acara di SMAN 3 Payakumbuh dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah SMAN 3 Payakumbuh. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dan mengharapkan festival film sains dapat memperluas wawasan siswa serta menumbuhkan ketertarikan terhadap dunia sains dan inovasi.
Koordinator kegiatan, Frau Nurhayati, menyampaikan harapannya agar tahun depan narasumber dan tim SFF pusat dapat hadir langsung ke sekolah untuk melaksanakan kegiatan secara offline, sehingga interaksi antara fasilitator dan siswa dapat berlangsung lebih maksimal.
Kegiatan berlangsung di aula sekolah dan dihadiri oleh 50 siswa serta 4 guru pendamping, yaitu:
Frau Nurhayati Hilda – Guru Bahasa Jerman, dan Herr Harfianto Indra – Guru Bahasa Jerman
Ibu Wati Martim – Guru Fisika, dan Ibu Fitria Anwar – Guru Fisika
Selain menonton film, para siswa juga mengikuti dua eksperimen menarik yang dipandu oleh tim SFF pusat, yaitu:
“Putaran Ajaib”
“Eksperimen Antigravitasi”
Kedua eksperimen ini memberikan pengalaman langsung mengenai berbagai konsep ilmiah dengan cara yang sederhana, menyenangkan, dan mudah dipahami.
Salah satu film unggulan yang diputar merupakan film animasi tentang sistem tata surya, yang menjelaskan matahari, planet-planet, orbit, ukuran, dan karakteristik unik tiap planet melalui visual warna-warni dan bahasa sederhana. Film ini berhasil meningkatkan rasa ingin tahu siswa terhadap astronomi dan fenomena luar angkasa.
Melalui SFF 2025, SMAN 3 Payakumbuh menegaskan komitmennya dalam:
Mendorong minat siswa terhadap sains dan teknologi
Memperkenalkan profesi “green jobs” yang ramah lingkungan
Mengembangkan budaya literasi sains
Menciptakan pengalaman belajar yang aktif, kreatif, dan menyenangkan.
Dengan terlaksananya Science Film Festival untuk keempat kalinya di SMAN 3 Payakumbuh, sekolah berharap kegiatan ini terus menjadi wadah inspiratif bagi siswa untuk mengenal sains secara lebih dekat dan membangun masa depan yang berkelanjutan.
Provinsi Sumatera Barat & Aceh SMAN 3 Payakumbuh**
Payakumbuh, 22 November 2025 — SMAN 3 Payakumbuh menjadi salah satu sekolah peserta Regionale Deutscholympiade (RDO) 2025, kompetisi bahasa Jerman tingkat regional yang diikuti oleh sekolah-sekolah dari Provinsi Sumatera Barat dan Aceh. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan terpusat di masing-masing sekolah peserta.
Pelaksanaan di SMAN 3 Payakumbuh berlangsung di Labor Komputer 3, mulai pukul 09.00 WIB. Sebanyak 7 peserta dari kelas X dan XI mengikuti ujian berbasis komputer yang menguji keterampilan berbahasa Jerman, meliputi pemahaman membaca, mendengarkan, struktur bahasa, hingga pengetahuan budaya.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan tertib. Fasilitas labor komputer yang memadai serta dukungan teknis dari guru pembina turut memastikan peserta dapat mengerjakan soal dengan nyaman tanpa kendala teknis.
Kepala sekolah dan pihak pembina berharap keikutsertaan siswa dalam ajang ini dapat menjadi pengalaman berharga sekaligus meningkatkan motivasi dalam mempelajari bahasa Jerman. Regionale Deutscholympiade juga menjadi wahana bagi siswa untuk mengukur kemampuan diri dan bersaing secara sehat di tingkat regional.
Dengan semangat kompetitif dan dukungan sekolah, SMAN 3 Payakumbuh optimis peserta dapat meraih hasil yang membanggakan pada tahun 2025 ini.
Cindera Mata Buku dari Pimpinan Barka Training & Consulting_ Outbond di Malibou Anai
Sebagai penutup rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, SMAN 3 Payakumbuh menggelar Defile Ekstrakurikuler dan Organisasi Sekolah yang diikuti oleh 35 organisasi dan ekstrakurikuler. Kegiatan ini menjadi ajang pengenalan bagi seluruh peserta didik baru terhadap berbagai wadah pengembangan bakat, minat, prestasi, kepemimpinan, dan karakter yang tersedia di sekolah.
Defile diawali oleh Majelis Guru dan Karyawan serta MPK-OSIS, kemudian dilanjutkan dengan berbagai ekstrakurikuler di bidang seni, olahraga, keagamaan, akademik, teknologi, kewirausahaan, hingga organisasi kepemimpinan. Melalui kegiatan ini, siswa baru memperoleh gambaran yang utuh tentang beragam pilihan aktivitas yang dapat mereka ikuti selama menempuh pendidikan di SMAN 3 Payakumbuh.
📖 Salah satu barisan yang menjadi perhatian adalah Duta Literasi dan Duta Pustaka yang tampil pada urutan ke-33. Kehadiran mereka membawa pesan bahwa budaya literasi merupakan fondasi penting dalam membangun generasi yang gemar belajar, berpikir kritis, kreatif, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Sebagai penggerak Gerakan Literasi Sekolah (GLS), Duta Literasi dan Duta Pustaka mengajak seluruh peserta didik untuk memanfaatkan Perpustakaan SMAN 3 Payakumbuh sebagai ruang belajar yang nyaman, pusat informasi, pusat kreativitas, sekaligus tempat bertemunya ide, inspirasi, dan inovasi.
Namun, Gerakan Literasi Sekolah bukan hanya menjadi tanggung jawab Duta Literasi dan perpustakaan. Literasi adalah gerakan bersama yang melibatkan seluruh warga sekolah dan seluruh organisasi serta ekstrakurikuler.
Beberapa ekstrakurikuler yang memiliki keterkaitan erat dengan penguatan budaya literasi di antaranya:
🎙 Jurnalistik – mengembangkan kemampuan menulis berita, wawancara, fotografi, dan publikasi media sekolah.
📖 Cipta Cerpen, Cipta Puisi, Baca Puisi, dan Monolog – menumbuhkan kecintaan terhadap sastra serta kemampuan berekspresi melalui karya tulis dan seni pertunjukan.
🎨 Desain Poster & Komik Digital – mengembangkan literasi visual, desain grafis, dan komunikasi kreatif.
🎥 Film Pendek dan Fotografi – memperkuat literasi media, visual, dan digital melalui karya audiovisual.
🗣 Debat Bahasa Indonesia, Debat Bahasa Inggris, dan Deutsch Olympiade – meningkatkan kemampuan membaca kritis, menyampaikan argumentasi, komunikasi, serta literasi multibahasa.
🧪 Olimpiade – mengembangkan literasi sains, numerasi, riset, dan pemecahan masalah.
💼 FIKSI – memperkuat literasi finansial, kewirausahaan, dan inovasi.
🌍 Pramuka, Empat Pilar, PMR, UKS, dan PIK-R – membangun literasi karakter, kesehatan, kebangsaan, kepemimpinan, serta kecakapan hidup.
🎮 E-Sport Team – mengenalkan pentingnya literasi digital, etika bermedia, dan pemanfaatan teknologi secara positif.
Melalui kolaborasi tersebut, literasi hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari membaca, menulis, berbicara, berdiskusi, meneliti, berkarya, berwirausaha, hingga memanfaatkan teknologi secara bijak. Inilah yang menjadikan Gerakan Literasi Sekolah sebagai budaya yang hidup di seluruh lingkungan SMAN 3 Payakumbuh.
✨ Semoga melalui kegiatan Defile Ekstrakurikuler ini, peserta didik baru semakin mengenal potensi dirinya, berani mencoba pengalaman baru, serta aktif mengikuti organisasi dan ekstrakurikuler yang sesuai dengan minat dan bakatnya.
Mari bersama membangun sekolah yang literat, kreatif, inovatif, dan berprestasi.
📚 Membaca membuka wawasan. Berkarya menciptakan perubahan. Literasi adalah langkah awal menuju masa depan.
Payakumbuh, 16 Juli 2026 – Perpustakaan SMAN 3 Payakumbuh menerima kunjungan pembinaan dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat dalam rangka peningkatan mutu pengelolaan perpustakaan sekolah sesuai dengan Standar Nasional Perpustakaan (SNP). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan perpustakaan SMA/SMK/SLB se-Sumatera Barat yang dilaksanakan melalui kunjungan langsung ke setiap perpustakaan sekolah.
Pembinaan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat Nomor: 000.4.14/138/DAP-2026 tanggal 9 Maret 2026 tentang Pembinaan Perpustakaan SMA/SMK/SLB sesuai Standar Nasional Perpustakaan (SNP). Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa kegiatan pembinaan dilaksanakan sebagai implementasi Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan, yang mengamanatkan pemerintah daerah untuk mengatur, membina, mengawasi, dan mengevaluasi penyelenggaraan perpustakaan di wilayahnya.
Tim pembina melakukan peninjauan secara menyeluruh terhadap berbagai aspek pengelolaan perpustakaan, meliputi administrasi perpustakaan, koleksi, layanan pemustaka, sarana dan prasarana, pengelolaan tenaga perpustakaan, pemanfaatan teknologi informasi, hingga pelaksanaan program Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Selain melakukan observasi lapangan, tim juga berdiskusi dengan kepala perpustakaan mengenai berbagai upaya peningkatan kualitas layanan dan pengembangan perpustakaan sebagai pusat belajar di sekolah.
Dalam kesempatan tersebut, tim pembina memberikan berbagai masukan konstruktif terkait penguatan tata kelola perpustakaan berdasarkan indikator Standar Nasional Perpustakaan. Pembinaan juga bertujuan memastikan bahwa data profil perpustakaan dan tenaga perpustakaan telah diperbarui sebagai bagian dari basis data perpustakaan pendidikan menengah dan pendidikan khusus di Provinsi Sumatera Barat.
Kepala Perpustakaan SMAN 3 Payakumbuh menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan pendampingan yang diberikan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat.
"Pembinaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan perpustakaan, memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah, serta mempersiapkan perpustakaan agar semakin memenuhi Standar Nasional Perpustakaan. Berbagai masukan yang diberikan akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut dalam pengembangan perpustakaan ke depan," ujarnya.
Selama beberapa tahun terakhir, Perpustakaan SMAN 3 Payakumbuh terus melakukan berbagai inovasi layanan, antara lain pengembangan perpustakaan berbasis otomasi, peningkatan koleksi cetak dan digital, penyelenggaraan kegiatan literasi, pembentukan Duta Literasi dan Duta Pustaka, pengelolaan media informasi perpustakaan, serta penguatan kolaborasi dengan guru dan organisasi siswa dalam mendukung pembelajaran.
Melalui kegiatan pembinaan ini diharapkan kualitas penyelenggaraan perpustakaan sekolah semakin meningkat sehingga mampu memberikan layanan informasi yang prima kepada seluruh warga sekolah. Perpustakaan juga diharapkan semakin berperan sebagai pusat literasi, pusat sumber belajar, pusat informasi, dan ruang kreativitas yang mendukung terwujudnya peserta didik yang gemar membaca, berpikir kritis, kreatif, serta memiliki kemampuan belajar sepanjang hayat.
Kunjungan pembinaan ini menjadi bagian dari komitmen bersama antara Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat dengan satuan pendidikan dalam membangun perpustakaan sekolah yang berkualitas, berstandar nasional, serta mampu menjawab tantangan pendidikan di era digital. SMAN 3 Payakumbuh berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan dan inovasi agar perpustakaan menjadi jantung sekolah yang memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga sekolah.
Payakumbuh, 15 November 2025 – SMAN 3 Payakumbuh menerima satu unit TV Pintar (Smart TV) dari Program Bantuan Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, sebagai dukungan peningkatan fasilitas literasi digital dan pembelajaran modern.
Perangkat dipasang pada Sabtu, 15 November 2025, di Perpustakaan Digital (PUSDIG) SMAN 3 Payakumbuh bersama teknisi Bapak Supriadi, perwakilan dari PT Hisense International Indonesia, yang melakukan instalasi, pengujian fungsi, serta penempatan perangkat.
Walaupun pemasangan dilakukan pada hari libur, pihak sekolah menyampaikan bahwa warga sekolah, terutama peserta didik, menyambut dengan antusias hadirnya fasilitas baru ini. Smart TV tersebut diproyeksikan akan digunakan untuk menayangkan materi pembelajaran, video literasi, dan kegiatan digital lainnya pada hari-hari berikutnya.
Kepala SMAN 3 Payakumbuh, Dra. Irma Takarina, M.Si, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas bantuan pemerintah.
“Terima kasih kepada pemerintah melalui Program Bantuan Presiden Bapak Prabowo Subianto. Kehadiran Smart TV ini menjadi langkah penting dalam memperkuat literasi digital dan mendukung pembelajaran abad 21 di lingkungan sekolah,” ujar beliau.
Kepala Perpustakaan SMAN 3 Payakumbuh, Harfianto Indra, S.Pd, menambahkan bahwa perangkat ini akan dimanfaatkan untuk beragam program literasi.
“Perangkat ini akan mendukung layanan PUSDIG, mulai dari pemutaran materi ajar, video literasi, hingga konten edukatif lainnya yang dapat dimanfaatkan seluruh warga sekolah,” ucapnya.
Dengan bantuan ini, SMAN 3 Payakumbuh semakin berkomitmen membangun ekosistem perpustakaan digital yang modern, kolaboratif, dan ramah teknologi.
Payakumbuh, 19 November 2025 – SMAN 3 Payakumbuh menyelenggarakan dua agenda besar secara bersamaan, yaitu Wisuda Tahfiz Angkatan 3 dan Gebyar Literasi, yang berlangsung meriah di halaman sekolah. Acara ini dihadiri oleh tamu undangan dari berbagai lembaga, termasuk Tim Nusantara, yang turut menyaksikan prosesi wisuda.
Pada kesempatan ini, wisudawan terbaik mendapat apresiasi istimewa berupa hadiah Umroh Gratis, sebagai bentuk penghargaan atas kesungguhan dan prestasi mereka dalam menghafal Al-Qur’an.
Sejalan dengan penyelenggaraan wisuda, Perpustakaan SMAN 3 Payakumbuh bersama penerbit Erlangga dan Mediatama mengadakan Pameran Buku dan Kriya. Pameran ini bertujuan memperkuat gerakan literasi sekolah dan memberikan ruang apresiasi bagi karya warga sekolah.
Perpustakaan menampilkan buku-buku pilihan, koleksi unggulan, buku karya guru dan siswa, hingga komik digital yang menarik perhatian pengunjung. Selain itu, mata pelajaran PKWU (Prakarya dan Kewirausahaan) menghadirkan berbagai hasil kriya, seperti tas tangan, bunga tangan, tas ekoprint, serta produk kuliner berupa roti dan minuman kopi buatan siswa.
Area pameran ditempatkan di sebelah kiri panggung utama dengan sebuah banner besar bertuliskan:
“Pameran Buku dan Kriya – Membaca, Menginspirasi, dan Menumbuhkan Iman serta Ilmu.”
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari warga sekolah dan tamu undangan. Melalui acara ini, SMAN 3 Payakumbuh menegaskan komitmennya dalam mengembangkan budaya literasi sekaligus mengapresiasi prestasi spiritual dan kreativitas peserta didik.
KEGIATAN CLASSMEETING_ FUN RUN
Fun run dalam acara classmeeting adalah kegiatan lari santai non-kompetitif yang dirancang khusus untuk kesenangan, kebersamaan, dan memupuk sportivitas di kalangan siswa, bukan untuk mencari pemenang tercepat. Perpustakaan hadir sebagai Sumber Pengetahuan Kesehatan: Meskipun tidak berlari, staf perpustakaan dapat menyiapkan pajangan atau koleksi buku tentang olahraga, hidup sehat, manfaat lari, atau nutrisi yang relevan dengan tema acara.
Kegiatan Podcast